Legenda Telapak Kaki Raksasa di Aceh Selatan,Tuan Tapa!

Tuan Tapaschmoozemag.com – Legenda Telapak Kaki Raksasa di Aceh Selatan,Tuan Tapa!

Tapak Tuan yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Aceh Selatan menyimpan banyak pesona dan cerita unik.

Kerap disebut sebagai Kota Naga, wilayah ini dikenal dengan keindahan wisata baharinya.

Salah satu tempat legendaris yang dianggap mistis oleh masyarakat sekitar adalah wisata alam Tapak Tuan.

Destinasi yang satu ini telah dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin ber-selfie ria di jejak kaki raksasa yang terletak di pinggir pantai itu.

Terletak di Gampong Pasar, Kecamatan Tapak Tuan, Aceh Selatan, destinasi ini berjarak sekitar 1,5 Km dari pusat Kota Tapak Tuan dan 500 Km dari Banda Aceh. Saat mengunjunginya, pengunjung harus melewati bebatuan dengan berbagai ukuran, namun hal itu tidak menyurutkan minat wisatawan.

Jejak kaki terkenal berupa tapak kaki raksasa dengan lebar 2,5 meter dan tinggi 6 meter ini terletak di pesisir pantai dan di pegunungan Gunung Lampu, Tapak Tuan.

Tuan Tapa

Di sepanjang perjalanan, pemandangan laut yang amat indah disertai bersama kapal para nelayan yang tengah melaut dan kapal besar pengangkut semen di pelabuhan siap memanjakan matamu.

Permukaan dari wisata Tapak Tuan ini telah mengalami pemugaran, yaitu dilapisi dengan semen. Meski begitu, bentuk asli dari situs itu tidak pernah diubah.

Pengelola wisata alam Tapak Tuan juga menyediakan tempat duduk kayu yang langsung menghadap ke laut, sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan hamparan lautan.

Legenda Tuan Tapa dan Para Naga

Legenda Tuan Tapa dan Para Naga

Penamaan Tapak Tuan tidak terlepas dari legenda Tuan Tapa dan keberadaan tapak kaki raksasa di sana.

Legenda ini merupakan cerita rakyat turun temurun yang masih dipercaya hingga saat ini.

Legenda kaki raksasa berasal dari legenda seorang pertapa sakti dengan tubuh raksasa bernama Syekh Tuan Tapa.

Dia menghabiskan seluruh waktunya untuk menyembah dan menyembah Tuhannya, berdzikir dan terus-menerus mengingat nama Sang Pencipta, secara sadar dan tidak sadar.

Dia menghabiskan setiap hari bermeditasi di sebuah gua di Aceh Selatan. Karena ketekunan dan kesetiaannya dalam memuliakan nama Tuhannya, ia selalu terinspirasi oleh berbagai hal gaib yang tidak diketahui orang awam.

Di tengah meditasinya, Syekh Tuan Tapa disela oleh perang raja Kerajaan Asralanoka di Samudera Hindia, yang hendak menikahi putri dua naganya.

Syekh Tuan Tapa segera pergi membantu raja yang sedang kesulitan di tengah laut. Jejak kakinya ketika dia melompat tertinggal di halaman ini.

Setelah pertarungan sengit, kedua naga itu mati di tangan Syekh Tuan Tapa, bersenjatakan tongkat kayu, dan raja kembali untuk menikahi putrinya.

Meskipun sang putri sudah kembali ke pelukan raja dan permaisuri, tetapi keduanya tidak kembali ke kerajaan dan malah memutuskan untuk menetap di Aceh.

Keluarga kerajaan itu kemudian bermukim di dekat gua Syekh Tuan Tapa, yang lalu menjadi cikal bakal dari pemukiman Tapak Tuan.

“Keberadaan mereka di tanah Aceh diyakini sebagai cikal bakal masyarakat Tapak Tuan,” ujar pengelola objek wisata Tapak Tuan Tapa, Chaidir Karim kepada Detiktravel.

Tidak lama usai kejadian itu, Syekh Tuan Tapa menghilang di suatu lokasi. Selain tapak raksasa. Ada juga batu di tengah laut di dekatnya, yang mungkin tengkoraknya, yang sekarang sudah pecah.

Kerangka itu jatuh di tengah pertarungan, tongkat kayu yang dia pegang membatu di sana juga.

5 km dari lokasi, terdapat batu berbentuk hati di desa Batu Itam dan sisik naga di desa Batu Merah.

Menurut cerita yang diturunkan dari generasi ke generasi, keduanya adalah sisa-sisa manusia naga yang kalah dalam pertempuran.

Ada juga karang berbentuk layar kapal di Pantai Batu Berlayar, Desa Damar Tutong, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, sekitar 20 km dari tapak raksasa. Batu tersebut konon merupakan sisa-sisa kapal raja dan istri kerajaan Asralanok yang hancur di tengah peperangan.

Ada juga makam raksasa dengan lebar 2 meter dan tinggi 15 meter di Masjid Tuo di Desa Padang, Tapak Tuan, yang terletak sekitar 1 km dari tapak kaki raksasa tersebut.

Sedangkan makam Tuan Tapa terletak di Kampung Padang, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan, berjarak sekitar 10 km dari Jalan Tuan Tapa di sisi laut Gunung Lampu.

Makam Tuan Tapa sangat besar, tingginya mencapai 25 meter dan lebar 8 meter.

Di depan makam Tuan Tapa terdapat sebuah masjid yang diberi nama Masjid Tuo di seberang Madrasah Aliyah Negeri 1 Tapak Tuan.

Mistis Tetapi Indah

Tuan Tapa

Selain terkenal dengan misterinya, pengunjung juga disuguhi keindahan alam di kaki Gunung Lampu. Lokasi tepat di tepi laut juga merupakan nilai tambah tersendiri.

Sambil menjelajahi situs legendaris, pengunjung dapat menikmati semilir angin laut dan suara deburan ombak yang menghantam bebatuan.

Situs ini terletak di atas batu karang di kaki Gunung Lampu dan menghadap ke laut lepas.

Dengan ketinggian 50-100 meter di atas permukaan laut, Gunung Lampu ditumbuhi rerumputan dan pepohonan yang rindang. Laut lepas dengan warna biru jernih langsung menuju Samudera Hindia.

Tentu akan sangat keren jika Anda bisa berpose dengan latar belakang jejak kaki raksasa dan ombak yang mengamuk.

Namun, berhati-hatilah (untuk Anda dan kamera Anda) saat mengambil gambar karena ombak laut yang ganas sering kali memanjat bebatuan.

Untuk mencoba, ada banyak aturan yang harus diikuti, tidak terlalu bersemangat, tidak berbicara kotor, tidak sombong, dan tidak melakukan hal-hal buruk.

Jika Anda pergi terlalu jauh, ombak akan menyeret Anda dan menenggelamkan Anda. Hal ini sering dijadikan alasan ketika korban terseret ombak.

Oleh karena itu, patuhi setiap aturan setiap destinasi wisata yang Anda kunjungi, berdasarkan etika dan kecintaan terhadap alam, agar keceriaan semua anak cucu kita tetap hidup.

 

About Daden William

Check Also

Lauren Beers Huddersfield on Reddit,Twitter

Viral Videos of Content creator Lauren Beers Huddersfield on Reddit,Twitter

schmoozemag.com – Viral Videos of Content creator Lauren Beers Huddersfield on Reddit,Twitter Born on April …

Leave a Reply

Your email address will not be published.